Sungguh diluar ekspektasi, yang kupikir dia itu kutu buku, autis, gak asik, taunya…nakal juga. Alhasil aku hanya menghabiskan waktu dengan tiduran saja. Bokep Hendy mengerti maksudku, sehingga dia berhenti meminta. yauda sini kalau mau”, jawabku bercandaTanpa ada jeda, dia langsung menjawab,
“mau liat dong chel..”, pintanya sambil lagi-lagi memperlihatkan senyum malunya itu“hah? Aku saat itu dalam kondisi memakai bra warna abu-abu dengan renda hijau tosca yang mana cupnya tidak sepenuhnya menutupi payudaraku, sehingga Hendy dapat melihat belahan dada dan sebagian kecil payudaraku.*Ilustrasi*
[HIDE][/HIDE]“Buka lagi….”, dengan nada pelan dan sedikit manja“hhmmm maunyaaa…”, jawabku“mauuu, penasaran…”, ucapnyaLangsung ku tarik lagi bajuku seperti semula, dan membereskannya sebagai tanda aku tidak mau memperlihatkan lebih. minimal main gitar lah. hhehe..”, tanyaku penasaran
“hehe.. hhehe..”, tanyaku penasaran
“hehe..




















