Karena merasakan adabenda yang mengganjal dan keluar masuk di kemaluannya, akhirnya Ai Ling sadar. Bokep Ia mendesah karena belum sepenuhnya sadar dari pingsannya. Ia kembali merintih mohon ampun dan mengeluh kesakitan di kemaluannya. Ia menjerit-jerit kesakitan mohon ampun,meronta-ronta dengan tangan terikat, tetapi aku tetap memompanya dengan penuh semangat di bak mandiitu. Kali ini kutancapkan dalam-dalam dan kupompa ia sekuat-kuatnya. Susunya ternyata lebih besardari dugaanku dan warnanyalebih putih dari kulit tangannya. Kedua kakinya kunaikkan ke bahuku dan kubentang lebar-lebar lalu kupompa kemaluannya yang berdarah-darah dengan kencang. Aku tak peduli, kugenjot terus ia sampai cairan maniku keluar dan kutumpahkan di dalam kemaluannya. Ai Ling lari ke pintu tetapi ia takbisa membukanya karena kuncinya ada di saku celanaku. Di dalam bak mandi itu aku kembali memasukkan batang kemaluanku ke lubang kemaluannya.




















