Membolak-baliknya. Bokep Mengeluarkan sapi dan menambatkannya di kebun
belakang rumah, lalu kemudian mengisi bak mandi. Tapi entah
kenapa, sangat mengundang gairah lelakiku saat itu. Saat itu sikuku menyenggol rak sepatu. Aku
masih terus mengintip, sampai akhirnya Kak Tina tampak terlonjak-lonjak
dari tempat tidur. Kak Tina
tak pernah lupa mengunci lemarinya. Kubaca bagian depannya, aku memutuskan untuk tidak tertarik membacanya. Samar-samar
kuamati ada sekumpulan rambut di sana. Suatu
sensasi yang aneh. Membaca halaman
itu. Hanya aku dapat warisan dari Kak Tina. Dengan segera Bu Rochim membawanya ke dokter. Aku
nyaris tak percaya. “Kau sudah pulang, Sapto?”. Tiba-tiba terdengar suara sepeda yang disandarkan ke dinding. Samar-samar, dari sinar lampu templok dapat
kulihat pangkal pahanya yang tertutup celana dalam putih. Aku tak protes. Walaupun masih terhalang oleh pakaiannya. “Huuuaah” Aku menguap panjang, mengeluarkan bau naga.




















