“Wah, akhirnya ya…”, singgung mamanya, memang sejak Karen lulus sekolah, mamanya juga risih karena Karen cuma bisa malas-malasan di rumah, bukannya bantu orang tua bersih-bersih, namun Karen hanya tidur-tiduran dan nonton televisi saja.Karen sangat senang, ia tertidur pulas di kamarnya dengan belanjaan yang belum ia periksa ketika sampai di rumah. Bokep Pacarnya tidak mengakui bahwa itu adalah anaknya. Karen risih setiap hari diomeli oleh orang tuanya hanya karena ia bermalas-malasan di rumah, tidak ada pekerjaan, dan tidak ada kegiatan yang berguna.Apalagi setelah lulus sekolah, Karen juga tidak mendapatkan uang jajan lagi. Tanpa pikir panjang, Karen langsung menyanggupinya.Dengan iming-iming gaji yang besar, di mana Karen akan dibayar dengan bayaran yang lumayan perphotonya. Guntur dan Fahmi bergiliran memeluk Karen yang tidak berkutik.




















