Sementara lelaki yang di atas, ternyata sudah asyik dengan payudara kanan Maudy, menyentil-nyentil putingnya dengan lidahnya. Bokep hijab Maudy baru mulai bisa bernapas lega ketika lelaki satunya menggerakkan jari telunjuknya, memberi kode agar ia mendekat. “Jadi lu masih perawan?” “I…iya,” “Bohong!” “Awwwhhh…be…betul….” Maudy memiawik, kedua putingnya dijepit keras. Maudy memejamkan kedua matanya yang sayu. “Buktinya cuma di situ neng…” kata lelaki di kiri Maudy berlagak menengahi, sambil menunjuk selangkangan gadis itu. Wajah Maudy merah padam begitu sadar ia tadi mengalami orgasme.“Tapi…tapi…saya masih perawan…jangan perkosa saya…saya akan beri apapun…” pintanya mengiba. “Jangan…sudah..sudah cukup…jangan…” rintihnya saat si sopir memaksanya berlutut. oowwhhhh….” tubuh Maudy tiba-tiba lemas, tetapi sesekali terlonjak-lonjak di luar kendali dirinya.




















