Entah setan apa yang merasuki ku malam itu, bagiku semuanya sangatlah indah. Bokep “mau saya pijitin gak, sus?” Tanya nya. Irwan menyuruhku berdiri, kemudian sedikit menungging, aku menghadap meja yang ada di depanku, dr. Irwan menatapku jantungku berdegub kencang, mungkin suara deguban itu bias terdengar oleh nya. Irwan keluar dari ruangan itu. Irwan. Sebut saja nama ku Mirna, aku bekerja sebagai seorang suster atau perawat di salah satu rumah sakit di kota x, kota ini memang kecil, dan jarang sekali pasien yang dirawat lama disini, kebanyakan mereka dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap peralatannya. Dan setelah malam itu pun kami sering melakukannya tanpa di ketahui oleh suster yang lain, karena kamiselalu berpura-pura tidak pernah terjadi apa-apa di hadapan orang lain. irwan keluar, mungkin karena banyak hingga keluar pula dari vagina ku, dan menetes




















