Cinta Di Negeri Tirai Bambu

Bagusnya, semua apa yang kulakukan tidak ada penolakan. Bibirnya dibiarkan kulumat walau masih tanpa perlawanan. Bokep Kubuka kaosku, kubuka celana pendekku……..Elsa masih diam.Lidahku mulai bermain disekujur tubuhnya. “E..eee…maaf Elsa, aku kira nggak ada orang,” kataku seraya mendekati pintu seolah-olah ingin menutup pintu. Baru ketika kudaratkan sapuan lidahku di bibuir memek dan klitorisnya Elsa tiba-tiba berteriak ,” Ahhhhhhhh……..”“Kenapa Elsa….Sakit?,” tanyaku. Aku berpura-pura tidak melihat dan tidak menyadari kehadiran Elsa. Malah kubiarkan Elsa terdiam memandangi tubuhku yang polos mendekat kearahnya.Dengan tenagnya seolah aku berpakaian lengkap kudekati Elsa dan sekali lagi memohon maaf.“Maaf ya Elsa, aku terbiasa seperti ini. Rumahku yang didaerah Bintaro cukup jauh dari Mangga Dua dan Ancol. “Elsa, maafkan Remon ya…aku lupa kalau ada tamu dirumah ini,” kataku merangkai obrolan biar nyambung.“Nggap apa-apa, cuma Elsa malu hati, sungguh Elsa malu melihat kamu telanjang tadi,”

Cinta Di Negeri Tirai Bambu