Aku pun setuju dengan tawaran Kristin, yang penting aku dapat uang.Singkat cerita, aku menjadi seorang sales kosmetik yang menawarkannya dari rumah ke rumah. Bokep Tak lama kemudian,“cccccrrroooottttt…….cccrrrrrooootttt…..ccccrrroooottttt…….”Sperma yang banyak dan kental itu membasahi tubuhku. Baju yang aku kenakan sangat sexy sekali, dia melotot tiap kali aku menggerakkan badanku.Aku seperti mencium kecurigaan dengan cara memandang bapak itu. Tetapi aku memiliki pengalaman yang sangat buruk di minggu ke dua aku bekerja Aku menawarkan kosmetik disebuah rumah besar dikompleks perumahan. Udah kayak tahanan aja, berasa disekap di kamar. Untuk menjaga keseimbangan aku terus pengaang pinggang pak Broto yang naik turun itu. Dia buka bagian demi bagian sehingga membuat aku semakin bergairah. Setelah itu kemeja putihku dibuka dengan perlahan. Aku langsung saja terkejut melihat uang sebanyak itu. Mama pun menjemput aku di kost tanpa basa-basi langsung mengajakku pulang




















