Di saat yang bersamaan, Udin keluar dari kamarnya untuk melihat bagaimana pengaruh dari materanya itu. Bokep hijab Udin dipersilakan tinggal di kamar belakang yang khusus buat para pembantu. Ia lalu mementangkan tikarnya, lalu ia tiduran di bawah ranjang itu, sedang Memes tidur di atas ranjang Udin. Memes hanya diam menikmati tindakan Udin itu. Di situ ia duduk sambl merenungan arti mimpinya. Memes mencoba untuk tidak membuat Udin merasa dipunggungi. Di luar rumah, cuaca hujan dengan derasnya membuat ia terbangun, dan ia keluar kamar melihat kamar anak-anaknya. Suatu saat ia sangat ingin sekali merasakan kehangatan tubuh seorang wanita, apalagi ia setiap hari melihat majikan wanitanya amat cantik dan menggiurkan, namun ia masih merasa sungkan kepada Adhi, yang telah berjasa kepadanya. Sebagai laki-laki, ia sudah terlambat untuk memulai kehidupan normal, apalagi masa lalunya yang amat kelam.




















