“Maaf.. Setelah melewati moment sesaat yang merupakan kejutan dariku. Bokep hijab “Maksud kamu?”tanya Ananda lagi. Di kepala masih teringat saat aku memperkenalkan diri di hadapan Papa dan Mamanya, ketika break time tadi yang Ananda bilang pernah menceritakan aku sebelumnya. Seminggu setelah pertemuanku dengan Ananda di cafetaria. Kamu Din..!” ujarku spontan. Yang tak lama aku bergegas menyetop taxi yang sedang lewat di depan kita. “Banyak cerita di kampus yang mengatakan, kalau kamu orangnya cukup lembut setiap menghadapi cewek” tambahnya lagi. Setelah selesai aku menyanyikan lagu itu, bersamaan juga saat aku bersama grupku mendapat kesempatan untuk break di session pertama. “Semua itu benar adanya, apalagi dengan kamu memberikan sebuah lagu romantis buat diriku saat malam tadi” dengan lembut Ananda mengatakan itu.










