Entah karena lupa atau karena lelah aku tidak mengunci pintu, aku melepaskan sepatu pantovel ku yang sudah membuat kaki ku sangat pegal, aku menyandarkan kepalaku di kursi. Bokep Irwan?” ucapku kaget. irwan keluar, mungkin karena banyak hingga keluar pula dari vagina ku, dan menetes di lantai. dokter suka ya mainin dada Mirna?” ucapku.Tanpa menunggu waktu dia langsung mengulum dan menjilati payudara ku dengan penuh nafsu, seperti bayi yang sedang meyusu kepada ibunya. Dan setelah malam itu pun kami sering melakukannya tanpa di ketahui oleh suster yang lain, karena kamiselalu berpura-pura tidak pernah terjadi apa-apa di hadapan orang lain. Irwan menyuruhku berdiri, kemudian sedikit menungging, aku menghadap meja yang ada di depanku, dr. “enak kan saying?” ucap dr. Dr. Abis kerja?” tanyanya lembut. Dr. Irwan?” ucapku kaget. Irwan duduk di kursi bersitirahat sejenak, aku pun




















