Kami sempat berciuman di mobil. Saya berjanji kamu akan naik kelas. Bokep hijab Masa’ Bapak membuatkan teh untuk muridnya.” Kataku dengan rasa tidak enak.“Ya gak apa – apalah. Saya dan Erick hanya sampai pada tahap Petting saja.”Kataku sambil terbayang kondisi keluargaku yang memprihatinkan.“Bagaimana, San? Mulutku sampai terasa penuh oleh penisnya.Penisnya masuk sampai mendekati tenggorokanku. Kamu sudah berpikir?” tanyanya penuh harap.“Ya udah deh, Pak. Sebab memang dia itu guru yang asik buat dijadikan teman dan juga guru.“Ada apa, Pak?” sahutku“San, Apa kamu tahu kalau nilai matematikamu jelek?” tanyanya“Iya pak.” jawabku singkat“Apa kamu gak takut gak naik kelas?” tanyanya dengan mimik heran“Takut sih, Pak. Kan masih ada Erick di sini yang siap membantu. Cuma kan Minggu tuh waktu buat santai.” Kataku untuk menyembunyikan rencanaku untuk bertemu Pak Yudhi.










