Ada sedikit rasa kagum melihat anak itu. Bokep hijab Aih, kalimat ini mengingatkanku pada Hujan Bulan Juni milik Sapardi. Polos sekali. Adakah yang lebih tabah dari aku? “Kamu tidak perlu melakukan itu.”
“Aku tidak ingin kamu sakit.”
“Aku sudah pakai jas hujan.”
“Itu tidak cukup.”
Lalu, sebuah mobil di seberang jalan membukakan pintu. Darah seketika muncrat ke mana-mana. Aku tahu anak itu pasti bekerja di malam begini karena suatu keperluan yang mendesak, atau itu memang pekerjaannya demi membantu biaya sekolah. Hingga beberapa gerombolan anak datang menghampiri anak laki-laki itu. Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Anak laki-laki yang berjualan itu malah tersenyum. Darah seketika muncrat ke mana-mana. Seperti biasa, aku berdiri di tempat ini, di dekat tiang nama jalan yang bertuliskan Jalan Merdeka Raya. Polos sekali. Tiap kali dia berkata begitu, dia selalu menyertakannya dengan merendahkan




















