Akhirnya aku temukan Evi sedang duduk seorang diri di teras bungalow. Sebut saja namaku Dewi. Bokep Rasa bersalah menyelimuti pikiranku..lagi-lagi aku menyakiti perasaannya yang halus. Aku geser posisi dudukku mendekati Evi. Aku dan Tia memilih untuk sembunyi di kamar. Akhirnya aku temukan Evi sedang duduk seorang diri di teras bungalow. Tapi aku juga tidak bisa lepas dari dekapan Tia. Di sana aku hidup sebagai anak kost. Kalaupun tidak bertemu, kami tetap berkominikasi lewat telepon. Ya Tuhan … begitu naifnya hamba Mu ini.Pagi itu Tia mengajakku berenang, tp aku menolak karena aku memang tidak bisa berenang. Suasana yang dingin, jadi pemicu kedekatanku dengan Evi. Sesekali Evi memegang erat tanganku sambil membimbing tanganku menyentuh payudaranya. Tanpa bermaksud untuk membuatnya kaget, aku langsung duduk di samping Evi. Kami mulai gelisah hingga hanya menggesek-gesekkan kaki kami satu sama




















