Air mataku terus bercucuran, aku bersimpuh diantara tembok rumah sakit, gak peduli lagi dengan pandangan orang-orang yang iba terhadapku.Bodoh…bodoh…bodoh, seharusnya aku menjaga Sava sampai ke tujuan, seharusnya aku aaaaaaakkkkkkhhhh. Membuat kami memelankan langkah kami, aku dekap tubuh Sava yang semakin lama gigilan tubuhnya semakin kencang. Bokep hijab Kali ini lebih melambat, jauh lebih lambat, dan hanya mengulang-ulang bagian yang sama.That is why all the girls in town
(Girls in town)
Follow you
(Follow you)That is why all the girls in town
(Girls in town)
Follow you
(Follow you)That is why all the girls in town
(Girls in town)
Follow you
(Follow you)~ o0o ~
Dengan tubuh yang basah kuyup karna hujan yang terus mengalir tanpa henti, aku tersenyum, memandang wajah kesalnya karna listrik tiba-tiba padam.




















