Baru satu orang yang beli.”
“Ya sudah. Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Bokep hijab Seperti biasa, aku berdiri di tempat ini, di dekat tiang nama jalan yang bertuliskan Jalan Merdeka Raya. Gila. Sedikit-sedikit oleng ke kiri, atau oleng ke kanan. Hingga beberapa gerombolan anak datang menghampiri anak laki-laki itu. Ketika matahari bersinar, aku menggosong. Dia terpelanting. Akibatnya sebuah mobil berwarna putih yang hilang kendali menabrak anak laki-laki itu. Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Sedikit-sedikit oleng ke kiri, atau oleng ke kanan. Kisah-kisah miris semacam itu sudah jadi makanan sehari-hari. Adakah yang lebih tabah dari aku? Hingga beberapa gerombolan anak datang menghampiri anak laki-laki itu. Dia benar-benat ulet. Anak itu kembali menyodorkan jualannya, tapi kini cara berdirinya kurang stabil.




















