Hanya Tuhan dan dirinya sendirilah yang mampu. Bokep Sontak hal tersebut membuat juniorku memberontak di balik celana, mendobrak untuk keluar dari sangkarnya. Tuk… hallo kepala ada isinya gak? Aku salah apaan coba?” gumamku membatin. Emang kapan aku bilang kayak gitu?”“Tadi waktu kita lagi di kantin. Astaga naga dasar penulis dodol masak dia lupa ngenalin tokoh dalam cerita yang dia tulis… Hadeehhh..!! Seperti biasa aku menyalakan rokokku. Sambil memejamkan mata aku mencoba mengingat-ingat kembali wanita yang ada dalam mimpiku itu.Di hadapanku kini ada seorang wanita yang sedang berdiri membelakangiku. Hiks… Hiks…! Tuk…. “Dasar mak lampir.” gerutuku.“Upss!” aku yang keceplosan langsung buru-buru menutup mulutku.“Kamu tadi bilang apa Bram barusan?” tanyanya padaku sambil tersenyum manis kepadaku namun auranya terlihat sangat menyeramkan.“Eng… Enggak Nit aku gak bilang apa-apa kok.” jawabku ketakutan.“Kamu tadi bilang aku kayak mak lampir kan.”




















