Tidak banyak berkata saya langsung pulang tanpa pamit dan saya mengerti, serta mendengar apa yang ibunya bilang. ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Saya bilang, “Walaupun saya marah sama orang tua kamu, tapi kalau melihat kamu senyum saya nggak bisa marah lho..” sambil sedikit merayu. Bokep Saya merasa bersalah, merasa dibohongi, saya merasa ditipu. Di rumahnya hanya bertiga (Kakaknya, Siti, dan Adiknya). Sebelum pulang Siti meminta saya untuk mencium keningnya (Jelas saya lakukan, saya cinta). Dan saya jelaskan semuanya, saya di Bandung ini sejak masuk SMP (yah.. Ingin saya menengok Siti, tapi saya takut merusak kebahagiaan rumah tangga mereka. Saya menangis dan berkata, “Mengapa.., Siti.., mengapa kau lakukan ini semua, kalau seandainya aku tahu kamu sudah dijodohkan dengan pilihan ortu kamu, aku tidak akan menyentuh bahkan tidur dan melakukan di luar batas-batas kewajaran dengan kamu?




















