“Kalau kelak Mami sakit, kalian wajib tanggung ya Rend !” Mami Lina membuka lagi pembicaraan seusai berbagai menit kami meninggalkan rumahnya dan Mami lina sedang menikmati jalan sambil duduk disebelahku. Bokep Ahh… Ren ,,,,, , ya…. Kuarahkan lagi pandangan ku kejalan raya supaya tak terjadi apa-apa.Setibanya di Supermarket mobil aku parkirkan ditempatnya dan kami pun berjalan menuju kedalam supermarket sambil bergandengan, Mami lina mengait tanganku untuk digandolinya, faktor ini telah biasa bagi kami, tapi hari ini darah ku berdesar-desar saat bergandengan tangan dengan Mami Lina, bagaimana tak berdesar, yang sedari tadi dalam fikiran ku terlintas terus lekukan buah dada Mami Lina saat ini tersenggol-senggol tentang siku kiri ku seirama dengan gerakan langkah kami selagi menuju kedalam Supermarket. “Aduhhhhhh … ahhkkk…”Aku hentikan gerakan menekan ku dan akubertanya :
“Sakit Ma……,??”Dia mengangguk tapi kedua tangannya memegang pinggul




















