Segera ku ke kamar Chelsea, ku lihat dia asyik belajar, maka aku tidak menyapanya, aku akan mengendap-ngendap keluar dari rumah ini. Bokep hijab “Tidak, aku punya keluarga…”, jawab dokter itu. “Yup, kita patungan hingga dua puluh lima juta, dan Alex memperbolehkan kami menggangbangmu untuk malam ini”, jawab pria lainnya lagi.Aku ketakutan, melihat mereka yang sudah nafsu, kakiku semakin lemas. Hari ini kami sarapan pagi, sang dokter makan di meja dengan sepotong sandwith dan jus orange, sedangkan aku menyepongnya di bawah meja, dengan meminum semua air spermanya. “Kok rame?”, tanyaku ketakutan. Mereka menusukkan jari jemari mereka terus menerus ke dalam lubang vaginaku. Aku pikir umurku juga tidak lama lagi, belakangan ini aku sering sakit-sakitan, anak dan suamiku akan kehilanganku karena penyakitku.




















