Aku memberi isyarat pada Doni yang lalu memborgol masing-masing dari kedua tangannya ke samping lalu mengikat kedua kakinya pada sisi-sisi tempat tidur.“Udah Don, tugasmu selesai, makasih ya?”
“Santai aja lagi, kan kamu sering nolongin aku. “Iya, tapi aku kan lupa, nomorku udah sering ganti” Lalu aku menyebutkan nomorku. Bokep Mau hajar aku? “Oh, Li, aku mau keluar.”
“Keluarin situ aja, aku juga mau keluar”
“Oh, Li, enak, oh.. Awalnya ia agak meronta, tapi aku tidak mau melepasnya sehingga dia diam saja. Masuklah semua batanganku yang memang sedikit kalah besar dari miliknya. Ooi.. Siapa suruh kau menolakku? Aku hanya mendesah-desah merasakan hal yang selama ini cuma jadi impianku. Kulihat Arya cuma bengong.“Kenapa Ya’?” aku bertanya dengan heran.




















