Setelah sekitar satu setengah jam, aku mendengar ada orang yang memanggil-manggil ibu kosku di bawah, “bentar ya Vin, aku liat ke bawah dulu” kataku pada Vina. Jago banget…” ujarnya. Bokep hijab “aagghhh… uggghhhh…” dia melenguh. Dia masih menatapku, matanya tetap sayu…. Aku pun sengaja bangkit, duduk dan segera membuka kaosnya. Kurasakan memeknya seperti meremas-remas batang kontolku. “hhmmmppp…” dia hanya mendesah. Matanya kembali menatap monitor komputer, tak lama kemudian terdengar nafasnya mulai memburu, matanya sayu menatap komputer, lantas melirikku. Maaf banget, aku cuma bingung mesti gimana” kataku sambil membelai rambutnya sambil sedikit mencium bagian atas keningnya.Hal ini sedikit meluluhkannya, tangannya yang semula mencoba berontak kemudian hanya diam saja, bahkan perlahan dia malah memeluk tubuhku. Ntar malah brisik, gak konsen” jawabnya.




















