Dan satu tangannya mengusap air mataku.“Aku nyaman, bahagia, pas dideket kamu. Mana bondan yg gue kenal dulu ?”“Huuuffffttt” Bondan menjawab sambil mengangkat kedua pundaknya yg mengisyaratkan dia tidak bisa menjawab pertanyaanku.“Bondan bondan, move on dong. Bokep hijab Eehh anu….eemmm…itu apaa….aku baru nyampe kok”. Dengan segera aku pun meluncur ke tempat keberadaan Bondan. Aku memutuskan untuk langsung masuk yang memang kamar tersebut tidak dikunci olehnya sesuai pesan di WA tadi.Ku lihat ia sedang asik dengan tidurnya, aku pun tak sampai hati ingin membangunkannya. Mau sampe kapan lo begini ndan ? Tiap malem ultah selalu kabur begini” sambungku yang mencoba mengalihkan arah pembicaraan.“You know lah wi, kenapa gue lebih seneng begini tiap kali gue ultah” jawab Bondan lirih.“Lo masih keinget ama kejadian itu ?










