Legal drama POV Toket Bulet ini dipuji karena debat cerdas, kasus berlapis, dan tokoh utama menawan. Kekurangan: courtroom kadang teatrikal. Bokep Namun pacing rapi. Siap menilai sendiri?
“Oooh Dido pintarnya kamu sayang, ooohh, nikmatnya, ooohh, ibu sebentar lagi keluar sayang, ooohh, keluarin samaan yah, ooohh”, ajak sang dokter. “Ooohh, aahh, oooww,aahh, dokter, Supriyati, sayyaang, oooh, enaak sekalii, ooohh saya juga keluaarr, ooohh”, jeritnya panjang sesaat setelah sang dokter mengakhiri teriakannya. Kamu nggak mimpi, ini aku, Dokter Supriyati yang kamu kagumi”. Suasana riuh saat wanita pembicara itu bercerita tentang seorang temannya yang bersuamikan seorang pria mata keranjang doyan main perempuan. Dido meraih pantat sang dokter dengan tangan kirinya, mulutnya menyDidot bibir merah sang dokter. Hatinya begitu gembira, sentuhan-sentuhan lembut dari tangan halus dokter Supriyati membuatnya semakin terlena. “Oh Dido sayang, kamu kuat sekali mainnya sayang, aku puas sekali, ibu betul-betul merasa seperti berada di tempat yang paling indah dengan sejuta kenikmatan cinta.










