Karen tidak bergeming, dan tetap diam saja. Bokep Kebetulan apartment kami ada 2 kamar, kami sengaja tidak menyewa apartement dengan 1 kamar, dengan alasan kalo orang tua aku atau orang tua Lisa datang berkunjung, mereka tidak akan curiga. Apakah sebelum atau sesudah Karen berkata ingin memberikan aku surpised, aku sudah tidak tau lagi. Namun harus aku akui bahwa perasaan sedih, sakit, kecewa, dan kehilangan pastilah ada sejak itu. Setelah kuteguk obat-nya, Karen bilang kepadaku akan mengusap dada dan punggung-ku dengan minyak kayu putih lagi setelah dia selesai mandi. Kami berpelukan sampai tertidur pulas. Dulu sewaktu dengan Lisa, aku biasa-nya tidak memakai condom dengan memakai system penanggalan. Seperti tersambar petir, dan termangu tanpa daya.




















