ha.. Bokep Gerakan demi gerakan menambah erotic berdua, sementara tanganku sudah mulai ikut mengocok kemaluanku, semakin cepat Pak Iruz mengocok istriku semakin cepat pula tanganku mengocok kemaluanku.“Aaah aqu keluar..” teriak Pak Iruz. Tanpa menunggu jawaban dari Pak Iruz, dia berdiri di atas sofa, dikangkanginya Pak Iruz, Boss-ku, dia mengarahkan selangkangannya di muka Pak Iruz sementara beliau mengadah menunggu kedatangannya dgn mulut terbuka dan lidah menjulur keluar.Unbelievable, Pak Iruz yang selama ini dihormati dan disegani orang sekantor sekarang sedang di antara selangkangan istriku sambil menjilati memeknya seperti orang kehausan. ya Pak,” jawabku seakan tersekat di tenggorokan, membayangkan resiko yang akan menimpa aqu dan keluargaqu.“So what’s your plan,” desaknya.“Aqu sudah clarify dgn Internal Audit mengenai hal itu, dan semua keputusan kembali ke Bpk, jadi aqu menunggu guidance dari Bpk,” jawabku lirih sambil melihat ujung sepatuku.“Apa kamu




















