Kudekati dia, napasnya masih menderu dengan keringat yg membasahi sekujur tubuhnya, kuciumi penis yg masih penuh sperma lalu kumasukkan ke mulut, tak kupedulikan teriakan kaget darinya, penis itu sudah keluar masuk mulutku, kujilati sisa sisa sperma yg masih ada hingga bersih.Akhirnya kami berdua terkapar di atas ranjang. Bokep Teriakan itu sepertinya sangat menyeramkan, baru kali ini aku begitu membenci teriakan orgasme dari laki laki, terutama dari Pras, lemaslah lututku seketika.Kini kulihat Ana tengah menjilati sperma yg ada di bibir dan sekitar wajahnya sambil tersenyum penuh kemenangan memandangku, pandangan itu terlihat begitu penuh cemooh kemenangan, aku benar benar merasa bagaikan seorang pecundang dihadapan Ana dan Indri.Meski sambil memendam kekesalan karena kalah, aku tetap melanjutkan kulumanku pada Tomi hanya untuk menyenangkan hatinya, namun hingga beberapa menit kemudian, tak terlihat ada tanda tanda menuju puncak, akhirnya aku




















